5 Perbedaan Will vs Going To (Plus Contoh Kalimatnya Biar Gak Salah!)

Table of Contents

Hai, Sobat Grammar! Pernah bingung gak sih kapan pakai "will" dan kapan pakai "going to"? Dua kata ini emang sering bikin pusing, apalagi kalau lagi belajar bahasa Inggris. Padahal, bedanya lumayan penting lho, biar kalimat kita gak salah dan maksud kita tersampaikan dengan jelas. Nah, di artikel ini kita bakal bahas tuntas 5 perbedaan utama "will" dan "going to" plus contoh kalimatnya biar kamu makin jago bahasa Inggris! Siap-siap catat, ya!

will vs going to

1. Rencana yang Sudah Matang (Going To) vs Keputusan Spontan (Will)

Perbedaan paling mendasar antara "will" dan "going to" terletak pada perencanaan. "Going to" dipakai untuk menyatakan rencana yang sudah matang, sudah dipikirkan sebelumnya. Sedangkan "will" digunakan untuk keputusan spontan, yang baru terpikirkan saat berbicara.

  • Contoh Going To: "Besok aku going to pergi ke mall sama teman-teman. (I'm going to go to the mall with my friends tomorrow.)" (Rencana sudah dibuat sebelumnya).
  • Contoh Will: "Oh, handphoneku lowbat! Aku will charge dulu ya. (Oh, my phone's battery is low! I will charge it first.)" (Keputusan spontan karena baru menyadari handphone lowbat).

2. Prediksi Berdasarkan Bukti (Going To) vs Prediksi Umum (Will)

"Going to" juga bisa dipakai untuk prediksi yang didasarkan pada bukti atau tanda-tanda yang jelas. Sementara "will" digunakan untuk prediksi umum, tanpa bukti yang kuat.

  • Contoh Going To: "Lihat awan gelap itu! Kayaknya going to hujan deras nih. (Look at those dark clouds! It's going to rain heavily.)" (Prediksi berdasarkan bukti awan gelap).
  • Contoh Will: "Aku yakin dia will sukses di masa depan. (I'm sure he will be successful in the future.)" (Prediksi umum tanpa bukti spesifik).

3. Penawaran dan Janji (Will)

Ketika kita ingin menawarkan bantuan atau berjanji untuk melakukan sesuatu, kita menggunakan "will." "Going to" tidak digunakan dalam konteks ini.

  • Contoh Will: "Tasmu berat sekali! Aku will membantumu membawanya. (Your bag is so heavy! I will help you carry it.)" (Menawarkan bantuan)
  • Contoh Will: "Aku will meneleponmu nanti malam. (I will call you tonight.)" (Berjanji)

4. Fakta dan Kebiasaan (Will)

Untuk menyatakan fakta yang umum dan kebiasaan yang sering dilakukan, kita menggunakan simple present tense atau will dalam bentuk future tense. "Going to" kurang tepat digunakan dalam konteks ini.

  • Contoh Will: Air will mendidih pada suhu 100 derajat Celcius. (Water will boil at 100 degrees Celsius.) (Fakta)
  • Contoh Will: Dia biasanya will bangun pagi setiap hari. (He will usually wake up early every day.) (Kebiasaan)

boiling water

5. Penggunaan Setelah "When" dan "If" (Will/Going to)

Untuk klausa yang diawali dengan "when" dan "if," baik "will" maupun "going to" bisa digunakan, tergantung pada konteks kalimatnya. Jika mengacu pada rencana, gunakan "going to." Jika mengacu pada prediksi atau keputusan spontan, gunakan "will."

  • Contoh Will (Keputusan Spontan): "If it rains, I will stay at home." (Jika hujan, aku akan tinggal di rumah - keputusan dibuat saat itu juga)
  • Contoh Going to (Rencana): "When I graduate, I'm going to travel the world." (Ketika aku lulus, aku akan keliling dunia - rencana yang sudah ada)

Tabel Perbedaan "Will" dan "Going To"

Fitur Will Going To
Penggunaan Utama Keputusan spontan, prediksi umum, janji, penawaran, fakta Rencana yang sudah matang, prediksi berdasarkan bukti
Waktu Masa depan Masa depan dekat
Contoh I will help you. I'm going to visit my grandma.

Tips Jitu Memahami "Will" dan "Going To"

  • Bayangkan konteksnya: Pikirkan apakah kalimat tersebut merujuk pada rencana atau keputusan spontan.
  • Perhatikan kata-kata kunci: Adakah kata-kata yang menunjukkan perencanaan (misalnya "tomorrow," "next week")?
  • Latihan terus: Praktikkan penggunaan "will" dan "going to" dalam percakapan sehari-hari.

Studi Kasus

Bayangkan kamu sedang merencanakan liburan ke Bali. Kamu sudah memesan tiket pesawat dan hotel (rencana). Tiba-tiba, temanmu menelepon dan mengajakmu nonton konser (keputusan spontan). Bagaimana kamu akan menggunakan "will" dan "going to" dalam situasi ini?

  • Going To (Rencana): "Minggu depan aku going to pergi ke Bali. (Next week, I'm going to go to Bali.)"
  • Will (Keputusan Spontan): "Wah, konser itu kedengarannya seru! Oke, aku will pergi denganmu. (Wow, that concert sounds fun! Okay, I will go with you.)"

bali

Kesimpulan

Nah, sekarang udah paham kan perbedaan "will" dan "going to"? Ingat, "going to" untuk rencana yang matang dan prediksi berdasarkan bukti, sedangkan "will" untuk keputusan spontan, prediksi umum, janji, dan penawaran. Jangan sampai tertukar lagi, ya!

Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu. Kalau ada pertanyaan atau mau sharing pengalaman pakai "will" dan "going to", jangan ragu tulis di kolom komentar di bawah, ya! Atau, kalau kamu mau belajar lebih banyak tentang grammar bahasa Inggris lainnya, kunjungi lagi blog kami! See you!

Posting Komentar